MOBIL LISTRIK

Geely Resmi Produksi Massal Mobil Listrik EX2 Harga Terjangkau di Indonesia

Geely Resmi Produksi Massal Mobil Listrik EX2 Harga Terjangkau di Indonesia
Geely Resmi Produksi Massal Mobil Listrik EX2 Harga Terjangkau di Indonesia

JAKARTA - Industri kendaraan listrik di Indonesia kembali mendapat angin segar. 

Geely Auto Indonesia resmi memulai produksi massal mobil listrik EX2, kendaraan terbaru dengan harga mulai Rp200 jutaan, di pabrik mitra, Handal Indonesia Motor (HIM). 

Langkah ini menandai komitmen Geely untuk memperkuat industri mobil listrik domestik melalui perakitan lokal, kolaborasi teknologi, dan transfer kompetensi ke tenaga kerja Indonesia.

Mobil listrik EX2 sebelumnya diluncurkan pada November 2025 dan telah mendapat respons positif selama program pre-booking, dengan lebih dari 1.000 SPK tercatat hingga awal 2026. CEO Geely Auto Indonesia, Wu Chuxing, menyatakan bahwa perusahaan akan segera mengumumkan harga resmi untuk pasar Indonesia.

Sejarah dan Jajaran Produksi Lokal Geely

EX2 menjadi kendaraan ketiga Geely yang diproduksi secara lokal di Indonesia. Sebelumnya, Geely telah merakit Starray EM-i dan EX5.

Menurut Wu Chuxing, EX2 dirakit dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 46,5 persen, yang menjadi bukti kontribusi manufaktur lokal dalam industri otomotif. "Kami siap menjawab permintaan konsumen dengan menghadirkan produk berkualitas global yang dirakit secara lokal," ujarnya.

Penguatan Manufaktur dan Transfer Teknologi

Tidak hanya melakukan perakitan lokal, Geely juga memperkuat kapabilitas manufaktur melalui pelatihan teknis intensif, knowledge sharing, dan pendampingan tim global Geely kepada karyawan lokal. 

Strategi ini menjadi bagian dari upaya transfer teknologi dan peningkatan kompetensi manufaktur, sekaligus memastikan setiap unit EX2 memenuhi standar kualitas global.

Penerapan Geely Manufacturing Enterprise System (GMES) digunakan untuk menjaga konsistensi setiap tahap produksi. Selain itu, setiap unit EX2 diuji secara ketat untuk memvalidasi performa Advanced Driver Assistance System (ADAS) dalam berbagai kondisi berkendara.

Kolaborasi Strategis pada Komponen Utama

Geely menggandeng produsen lokal Gotion untuk pemasokan battery cell EX2, yang menjadi bagian penting dalam pembangunan rantai nilai industri baterai nasional. Kolaborasi ini mendukung sistem baterai Cell-to-Pack (CTP) yang dilengkapi Geely Battery Safety System dan sistem pendingin berbasis cairan, memastikan keamanan maksimal bagi konsumen.

Langkah ini tidak hanya memperkuat industri mobil listrik, tetapi juga membangun ekosistem baterai yang berkelanjutan, mencakup produksi, perakitan, dan distribusi komponen utama di Indonesia.

Fitur Keamanan dan Standar Global EX2

EX2 mengadopsi standar keselamatan global Geely. Sistem baterai CTP dilengkapi proteksi berlapis, sementara pendingin cairan menjaga performa stabil saat berkendara. Advanced driver assistance system diuji ketat di berbagai skenario, memastikan performa optimal dan keamanan maksimal.

Wu Chuxing menekankan bahwa komitmen perakitan lokal bukan sekadar produksi massal, tetapi juga transfer teknologi, peningkatan kompetensi manufaktur, dan pemenuhan TKDN, sehingga Indonesia dapat menjadi bagian penting dari rantai nilai kendaraan listrik global.

Harga dan Varian Geely EX2

Pada November 2025, Geely Auto Indonesia menetapkan harga pre-book:

EX2 Max: Rp299,9 juta dan Rp273 juta

EX2 Pro: Rp255,9 juta dan Rp233 juta

Harga ini menjadikan EX2 sebagai mobil listrik terjangkau untuk pasar Indonesia, sekaligus mendorong adopsi kendaraan ramah lingkungan. Dengan harga kompetitif, konsumen dapat menikmati teknologi global dengan kualitas produksi lokal.

Dampak Positif terhadap Industri Otomotif Lokal

Perakitan EX2 di Indonesia menciptakan efek domino bagi industri otomotif lokal:

Meningkatkan lapangan kerja dan kompetensi SDM melalui pelatihan teknis dan transfer teknologi.

Memperkuat ekosistem baterai dengan kemitraan Gotion, meningkatkan kapasitas produksi domestik.

Menunjang nilai TKDN hingga hampir 50 persen, mendorong kemandirian industri.

Mendorong adopsi kendaraan listrik dengan harga terjangkau, sesuai kebijakan pemerintah untuk menurunkan emisi karbon.

Dengan langkah ini, Geely berpotensi menjadi pemimpin mobil listrik yang dirakit di Indonesia, sekaligus menginspirasi produsen lain untuk mengikuti jejaknya.

Tantangan dan Prospek ke Depan

Meskipun respons pasar positif, tantangan tetap ada. Fluktuasi harga komponen global, regulasi pemerintah, dan kesiapan infrastruktur pengisian baterai menjadi faktor yang harus diperhatikan.

Geely menyiapkan strategi mitigasi, mulai dari peningkatan kapabilitas manufaktur, kolaborasi dengan produsen lokal, hingga sistem manajemen produksi yang ketat. Tujuannya jelas: menjaga kualitas, konsistensi, dan keamanan produk sambil mendorong pertumbuhan pasar mobil listrik di Indonesia.

Perakitan massal Geely EX2 menjadi tonggak penting bagi industri otomotif lokal dan adopsi kendaraan listrik di Indonesia. 

Dengan harga mulai Rp200 jutaan, teknologi baterai CTP, sistem keamanan global, serta dukungan manufaktur lokal, EX2 menawarkan kombinasi harga terjangkau, kualitas tinggi, dan keamanan maksimal.

Langkah ini tidak hanya menghadirkan kendaraan baru, tetapi juga memperkuat industri domestik, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung rantai nilai baterai yang berkelanjutan. Bagi konsumen, ini menjadi kesempatan untuk mengakses mobil listrik global dengan harga lokal.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index